Kata "Public Relations" atau yang biasa disingkat "PR" atau "humas", di telinga awam cenderung identik dengan senyum manis, kera mahtamahan, dan penjelasan hal-hal positif mengenai suatu hal yang belum tentu benar Intinya, PR nyaris tak ada beda dengan lip service belaka. Mu lut manis, demikian sebagian orang menjuluki. Tak heran mitos itu berlaku karena memang PR banyak digunakan untuk menutupi kenyataan yang merugikan citra perusahaan atau pribadi, sehingga lebih bersifat damage control ataupun promosi semata-mata. Anggapan ini membuat tampilnya PR di tengah krisis kepercayaan suatu kasus justru bikin mereka kian ti-dak dipercaya publik Tidak jarang penjelasan yang dikemukakan terlalu berbunga-bunga, hingga masyarakat makin tidak yakin.
Url
https://repository.stie-mahaputra-riau.ac.id/view/3/Buku-Pustaka/166
Collections
Buku Pustaka