Kajian ini bertujuan untuk membagikan fakta empiris kemampuan keuangan BUMN. Lewat kajian ini diperoleh cerminan kemungkinan financial distress PT Wijaya Karya (Persero) Tbk periode 2017-2021. Dalam memperoleh prediksi atas Financial Distress, penulis memakai model Z-score serta S-score dalam pengolahan data. Berdasarkan penemuan semenjak tahun 2017 sampai 2019, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk masih terletak dalam status abu-abu yang artinya industri tersebut rawan bangkrut serta sedang menghadapi permasalahan keuangan. Pihak manajemen wajib menanggulangi permasalahan tersebut. Kemudian sepanjang 2 tahun terakhir, industri sudah menampilkan kondisi financial distress dan lebih lanjut disebabkan neraca yang tidak baik dan kebanyakan pendanaannya bersumber dari hutang.