Meskipun memiliki banyak potensi wisata, Kecamatan Bandungan di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menghadapi beberapa tantangan untuk mempertahankan reputasi positif yang sesuai dengan harapan masyarakat dan pemerintah daerah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sarana promosi visual yang efektif untuk meningkatkan persepsi Bandungan sebagai tempat wisata keluarga yang menarik dan modern. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian desain, yang terdiri dari: (1) analisis situasi, yang mencakup penelitian literatur, observasi lapangan, dan wawancara dengan stakeholder (pemerintah daerah, pengelola wisata, dan perwakilan masyarakat) untuk menentukan masalah dan peluang; (2) desain konseptual, yang didasarkan pada analisis SWOT untuk menentukan strategi komunikasi visual yang paling sesuai dan desain konseptual; (3) Desain, yang mencakup membuat logo, memilih tipografi dan warna, serta menggunakan elemen visual di berbagai media promosi (seperti papan reklame, transportasi publik, barang, dan media sosial); (4) Pelaksanaan, yang mencakup kerja sama dengan pemerintah daerah dan pengelola wisata; dan (5) Evaluasi, yang mencakup penggunaan metode kuantitatif (survei masyarakat tentang persepsi masyarakat sebelum dan sesudah pelaksanaan desain) dan kualitatif (wawancara mendalam dengan wisatawan) untuk mengevaluasi desain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain promosi media yang baru dibuat telah berhasil meningkatkan persepsi masyarakat terhadap Bandungan sebagai tempat wisata keluarga yang menarik dan modern. Namun, beberapa aspek perlu ditingkatkan, seperti memastikan bahwa elemen visual digunakan secara konsisten di semua media promosi. Studi ini membantu pemerintah daerah dan pengelola wisata mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efisien untuk meningkatkan daya saing Bandungan sebagai destinasi wisata unggulan.