Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan metode penerapan job order costing dalam penentuan biaya produksi untuk UMKM yang memproduksi minuman es teh. Metode yang dipakai dalam Penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan studi kasus, dimana data diperoleh dengan wawancara, pengamatan, dan pencatatan biaya produksi setiap hari. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa total biaya produksi harian UMKM es teh mencapai Rp125.883 dengan kapasitas produksi rata-rata sebesar 30 cup setiap hari, sehingga diperoleh biaya produksi per cup sebesar Rp4.194. Perhitungan ini menunjukkan bahwa harga jual untuk cup kecil es teh sebesar Rp3.000 berada di bawah biaya produksinya, yang dapat mengakibatkan kerugian, sementara harga jual untuk cup besar yang mencapai Rp5.000 masih memberikan keuntungan Implementasi metode Job Order Costing terbukti membantu pelaku UMKM dalam memahami dan mengklasifikasikan biaya produksi dengan lebih tepat sehingga, bisa menjadi acuan yang baik dalam menentukan harga jual dan menghitung profit usaha.