Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses perencanaan dan penganggaran yang diterapkan di Panti Asuhan Harapan Kasih Citraland sebagai organisasi nirlaba yang mengandalkan donasi dan pendanaan pribadi pemilik. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menggambarkan bagaimana panti menyusun rencana kegiatan tahunan serta proposal anggaran bulanan sebagai dasar alokasi dana operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan akuntabilitas dan transparansi sudah dilakukan, namun masih bersifat internal atau tertutup karena pendanaan panti sangat bergantung pada pemilik. Sistem pembukuan dibagi menjadi kas besar dan kas kecil, sebagian besar dana diarahkan untuk pendidikan anak asuh, menunjukkan komitmen panti dalam membantu meningkatkan kualitas hidup mereka. Meski penerapan pengelolaan keuangan telah berjalan dengan baik, dokumentasi dan penyusunan laporan masih perlu diperkuat agar sejalan dengan prinsip-prinsip akuntansi sektor publik. Penelitian ini memberikan gambaran mengenai tantangan, penerapan, serta peluang perbaikan pengelolaan keuangan di lembaga sosial non-profit.