Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi faktor-faktor penyebab kesenjangan antara pendapatan yang direncanakan dan pendapatan yang direalisasikan. PT. Pertamina adalah perusahaan minyak dan gas milik negara. PT. Pertamina didirikan pada tahun 1968 di Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan terbesar di Indonesia, PT. Pertamina bertugas mengelola sumber daya energi nasional. Selama lebih dari lima tahun yang lalu, PT. Pertamina telah memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan industri migas di Indonesia. Penelitian ini menerapkan pendekatan deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan data dari dokumen anggaran dan laporan keuangan perusahaan selama periode waktu tertentu. Analisis dilakukan untuk mengidentifikasi penyebab utama perbedaan tersebut, baik yang memberikan kelebihan maupun kekurangan.
Hasilnya menunjukkan bahwa sejumlah variabel berkontribusi terhadap perbedaan ini. Faktor-faktor ini mencakup fluktuasi harga minyak dunia, perubahan permintaan pasar, dan efektivitas pengelolaan anggaran. Selain itu, faktor eksternal seperti tindakan pemerintah dan kondisi makroekonomi juga mempengaruhi realisasi pendapatan. Penelitian ini diharapkan dapat membantu manajemen PT. Pertamina mengurangi kerugian dan meningkatkan kinerja keuangan dengan membantu mereka meningkatkan proses perencanaan dan pengendalian anggaran.