Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh biaya lingkungan, pengungkapan lingkungan, dan ukuran perusahaan terhadap kinerja keuangan pada emiten syariah subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Penelitian menggunakan data sekunder dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan 22 perusahaan selama periode 2022–2025 dengan total 88 observasi. Sampel dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan dengan regresi data panel menggunakan Fixed Effect Model (FEM). Pengujian hipotesis dilakukan melalui uji F dan uji t pada tingkat signifikansi 5 persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan biaya lingkungan, pengungkapan lingkungan, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Secara parsial, biaya lingkungan dan pengungkapan lingkungan berpengaruh negatif signifikan, sedangkan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan. Nilai Adjusted R-squared sebesar 0,915992 menunjukkan bahwa 91,60 persen variasi kinerja keuangan dapat dijelaskan oleh ketiga variabel independen, sedangkan 8,40 persen sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian